MASA PAKAI ENGINE COOLANT

by Administrator


Posted on 09 Jun 2021 16:55 pm



Setiap produk pasti memiliki masa pakai (lifetime). Begitu juga dengan produk engine coolant. Setiap produk engine coolant memiliki masa pakai yang berbeda-beda, bergantung kepada kualitas dari aditif yang digunakan.

Namun, pada praktiknya banyak yang tidak memperhatikan atau mengikuti rekomendasi masa pakai tersebut. Bahkan ada yang tidak pernah sekalipun menguras engine coolant pada unitnya. Umumnya hanya dilakukan penambahan (top up) saja.

Blog sebelumnya pernah membahas mengenai komposisi coolant yang terdiri dari air demineralisasi, aditif dan glikol (jika glycol based coolant). Saat aditif yang digunakan sudah tidak berfungsi lagi karena telah melewati masa pakainya, maka tersisa air dan glikol saja. Perlu diingat bahwa air dan glikol sama-sama korosif terhadap logam.

Jika engine coolant pada unit tidak pernah dikuras dan hanya dilakukan penambahan saja, maka perlindungan tidak akan maksimal. Mengambil asumsi, jika penambahan hanya sekitar 5% dari kapasitas sistem pendingin, maka 95% dari kapasitas tersebut bisa jadi sudah melewati masa pakainya (sudah expired). Engine coolant hasil penambahan tersebut tidak akan mampu untuk melindungi keseluruhan sistem pendingin.

Jika ingin memperoleh perlindungan yang maksimal, lebih baik perhatikan rekomendasi masa pakai dari produk engine coolant yang digunakan. Namun, tidak semua produk engine coolant mencantumkan masa pakai di lembar data teknis (Technical Data Sheet/TDS) atau di kemasannya.

Produk engine coolant yang umum dijual di toko atau bengkel, memang didesain untuk kelas otomotif (low duty). Dengan demikian, masa pakai dari produk-produk tersebut lebih rendah, umumnya sekitar 20 ribu km.

Produk Reco-Cool didesain untuk perlindungan pada unit heavy duty dengan masa pakai 6000 jam atau bisa mencapai 120 ribu km. Dengan perbedaan masa pakai dengan produk yang umum berada di toko atau bengkel, maka unit Anda tidak perlu sering ke bengkel dan waktunya dapat digunakan secara maksimal untuk bekerja.

Selain itu, produk ini didesain untuk mencegah permasalahan-permasalahan yang umumnya muncul di sistem pendingin seperti korosi, kerak, pitting, dan foaming yang akan membuat anda berhemat dalam pembelian komponen. Dengan adanya dukungan teknis yang handal yang siap berkonsultasi dan memberikan saran teknis, Blue Coolant Indonesia merupakan pilihan tepat untuk membantu anda dalam melancarkan operasional unit anda. Hubungi (021) 3866065 atau WA ke +62 895 3222 68870 dan kunjungi website www.bluecoolant.com untuk pertanyaan dan diskusi lebih lanjut.

Search
Sign In